Jerawat adalah suatu
keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga
menimbulkan kantung nanah yang meradang.
Akhir-akhir ini teman saya sering mengenakan masker untuk menutupi
jerawatnya, menurutnya ia malu dengan jerawat yang tumbuh diwajahnya. bukan hanya dengan masker, dulu tante saya
juga sering memencet jeerawatnya. Alasannya karena ia ingin wajahnya bersih
dari yang namanya jerawat. Siapa sih yang nggak risik apabila diwajahnya tumbuh
yang namanya jerawat? Namun alangkah
baiknya kita mencegah daripada mengobati, namun apabila kita terlanjur terkena
yang namanya jerawat, jangan sekali-kali kita memencetnya tanpa ada pengawasan
dari dokter. karena apa memencet jerawat dapat memberikan dampak buruk untuk
diri kita. Dan berikut adalah bahaya memencet jerawat yang berhasil saya cuplik
dari
http://health.detik.com/read/2011/11/09/103529/1763433/766/bahaya-punya-kebiasaan-memencet-jerawat
1. Iritasi
Memencet dan meremas hanya akan memperparah jerawat. Bahkan, jika pun ada perbaikan maka sifatnya hanya sementara, menurut laporan Georgetown University Health Education Services. Segera setelah dipencet jerawat akan muncul kembali, sering dengan kemerahan atau iritasi. Bahkan jika Anda pencet jerawat dan tampak kurang jelas, iritasi dan meradang meninggalkan bekas yang lebih lama dari jerawat itu sendiri.
Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat dapat menyebabkan perdarahan. Ketika jerawat berdarah, pori-pori yang tersumbat akan terbuka dan rentan meninggalkan bakteri pada kulit. Sel-sel darah putih kemudian akan memerangi bakteri yang menyerang, pori-pori akan kembali tersumbat namun meradang. Dengan munculknya pembengkakan dan darah kering, jerawat muncul mungkin bahkan lebih terlihat daripada sebelumnya.
Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat membuat bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada pori-pori yang tersumbat, membuat daerah sekitar jerawat lebih memerah dan meradang.
Jaringan parut dan bekas luka
CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan jaringan parut. Selain itu, melukai jaringan sekitar yang pori-pori tersumbat dapat merusak kulit secara permanen dan meninggalkan bekas luka. Hal ini terutama berlaku pada lesi jerawat yang bermasalah, seperti papula, pustula, nodul dan kista, yang semuanya bisa sangat menyakitkan.
Memencet dan meremas hanya akan memperparah jerawat. Bahkan, jika pun ada perbaikan maka sifatnya hanya sementara, menurut laporan Georgetown University Health Education Services. Segera setelah dipencet jerawat akan muncul kembali, sering dengan kemerahan atau iritasi. Bahkan jika Anda pencet jerawat dan tampak kurang jelas, iritasi dan meradang meninggalkan bekas yang lebih lama dari jerawat itu sendiri.
Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat dapat menyebabkan perdarahan. Ketika jerawat berdarah, pori-pori yang tersumbat akan terbuka dan rentan meninggalkan bakteri pada kulit. Sel-sel darah putih kemudian akan memerangi bakteri yang menyerang, pori-pori akan kembali tersumbat namun meradang. Dengan munculknya pembengkakan dan darah kering, jerawat muncul mungkin bahkan lebih terlihat daripada sebelumnya.
Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat membuat bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada pori-pori yang tersumbat, membuat daerah sekitar jerawat lebih memerah dan meradang.
Jaringan parut dan bekas luka
CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan jaringan parut. Selain itu, melukai jaringan sekitar yang pori-pori tersumbat dapat merusak kulit secara permanen dan meninggalkan bekas luka. Hal ini terutama berlaku pada lesi jerawat yang bermasalah, seperti papula, pustula, nodul dan kista, yang semuanya bisa sangat menyakitkan.
Bahkan selain bahaya diatas masih ada bahaya lain dari
memencet jerawat. tahu ap bahayanya? memencet jerawat dapat mengakibatkan
kematian. Wah ngerinya!
Menurut Mother Nature Network, ada 'segitiga kematian' pada wajah
setiap orang. Salah satunya ada pada wajah yang memiliki luka terbuka dari
hasil memencet jerawat. Hal ini karena infeksi di sekitar wajah memang bisa
memicu kematian.
Pembuluh darah di wajah biasanya berpusat di bagian kepala, yang
merupakan tempat otak berada. Jika tidak segera disembuhkan, infeksi di wajah
bisa sangat mematikan, karena bisa menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, hingga
kematian, dikutip dari merdeka.com. Pembuluh darah di sekitar hidung, mulut,
dan mata juga sangat dekat dengan otak. Infeksi pada daerah ini bisa berakibat
fatal
Nah, sekarang tahu kan bagaiman bahaya memencet jerawat. So,
mulai saat ini ubah kebiasaan buruk kita yang dulunya seneng mencet-mencet
jerawat tanpa ada pengawasan dari dokter dan Jangan lupa tetap menjaga
kebersihan wajah, agar kita tidak lagi
mempunyai hobi buat mencet-mencet jerawat. Terima Kasih


0 komentar:
Posting Komentar