Bulan ini bulan Februari, Ada apa dengan bulan Februari? di bulan Februari
sering kali penjualan coklat meningkat drastis. Kenapa ya? Karena bulan
Februari identik dengan bulan kasih sayang, dan sering kali coklat digunakan
sebagai hadiah untuk orang tersayang ataupun orang terkasih, padahal kalau
selain bulan Februari bahkan sepanjang tahun juga bisa dikatakan bulan kasih
sayang. Nah, bukan bulan Februarinya yang akan menjadi topik tetapi kali ini saya akan membicarkan
mengenai manfaat coklat bagi kesehatan.
Coklat adalah sebutan untuk hasil
olahan makanan atau minuman dari biji
kakao (Theobroma cacao).
Coklat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai
minuman. Coklat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya.
Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, coklat sering digunakan sebagai
ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta. Coklat juga telah
menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia, selain sebagai cokelat
batangan yang paling umum dikonsumsi, coklat juga menjadi bahan minuman hangat
dan dingin.
Rasa coklat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Coklat (Emperors of
Chocolate), Joel Glenn Brenner
menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa coklat tercipta
dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan.
Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri.
Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan.
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati coklat dikarenakan titik leleh lemak kokoa
ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi,
bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di
dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut,
riset terakhir dari BBC
mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat di dalam mulut meningkatkan aktivitas
otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan
dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan
setelah aktivitas ini berhenti.
Berikut adalah manfaat coklat bagi kesehatan
Manfaat Coklat
- Antioksidan yang tinggi
Kandungan coklat yaitu flavanols, sejenis flavanoid yang terdapat pada coklat
merupakan antioksidan yang baik bagi tubuh.
- Mencegah dan Melawan Kanker
Dari penelitian, coklat dapat menghambat pembelahan sel kanker dan mengurangi
peradangan.
- Menurunkan Tekanan Darah
Berdasarkan penelitian, coklat
dapat menurunkan tekanan darah. kandungan coklat yang dapat membuat mood lebih
baik, ternyata mampu menurunkan tekanan darah.
- Memperlambat Penuaan
Coklat pun mengandung zat yang mampu memperlambat penuaan. Konsumsi coklat
secara teratur dapat mengurangi keriput dan melindungi kulit dari terbakar
sinar matahari.
Tidak hanya itu hasil penelitian yang dilakukan di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa para pria yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik itu berupa cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat dalam jumlah sedikit atau tidak sama sekali.
Untuk memperkuat hasil dari penelitian di belanda tersebut, yaitu seorang yang bernama Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua dengan umur panjang yang hidup sampai usia 122 mempunyai resep panjang umur, yaitu dia mengkonsumsi dark chocolate sebesar 2,5 pon dalam seminggu.
Tidak hanya itu hasil penelitian yang dilakukan di Belanda yang diikuti 200 pria di atas 20 tahun, menemukan bahwa para pria yang mengkonsumsi sejumlah besar coklat, baik itu berupa cokelat susu dan dark chocolate, hidup lebih lama dan telah menurunkan tingkat penyakit keseluruhan daripada pria yang makan cokelat dalam jumlah sedikit atau tidak sama sekali.
Untuk memperkuat hasil dari penelitian di belanda tersebut, yaitu seorang yang bernama Jeanne Louise Calment salah satu orang tertua dengan umur panjang yang hidup sampai usia 122 mempunyai resep panjang umur, yaitu dia mengkonsumsi dark chocolate sebesar 2,5 pon dalam seminggu.
- Menghilangkan Stress
Coklat juga dianggap sebagai salah satu makanan yang dapat mengusir stres.
Menurut penelitian dari Universitas California, Sandiego, orang yang
stres, mulai dari tingkat stres ringan hingga tingkat depresi, mereka mengaku
makan cokelat saat suasana hati mereka galau atau bad mood.
Mengapa demikian? Ternyata, cokelat juga mengandung molekul psikoaktif yang tentunya membuat pengkonsumsi cokelat merasa nyaman. Beberapa kandungan cokelat seperti caffeine, theobromine, methyl-xanthine dan phenylethylalanine dipercaya dapat memperbaiki mood, mengurangi kelelahan sehingga bisa digunakan sebagai obat anti-depresi.
Mengapa demikian? Ternyata, cokelat juga mengandung molekul psikoaktif yang tentunya membuat pengkonsumsi cokelat merasa nyaman. Beberapa kandungan cokelat seperti caffeine, theobromine, methyl-xanthine dan phenylethylalanine dipercaya dapat memperbaiki mood, mengurangi kelelahan sehingga bisa digunakan sebagai obat anti-depresi.
Nah, Sekarang sudah tahu kan manfaat dari coklat.
Coklat memang kaya akan manfaat bagi kesehatan terutama untuk mengembalikan
mood yang kurang baik. Namun seyogyanya kita juga harus tetap berhati-hati
dalam pengonsumsiannya karena yang berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan.
So, selamat menikmati olahan-olahan coklat.
Sumber:
http://koranindonesiasehat.wordpress.com/2010/03/05/kenali-manfaat-dan-bahaya-cokelat-bagi-kesehatan/
dengan perubahan seperlunya


kalau kebanyakan coklat gimana? akankah fungsi atau manfaat dari coklat itu semakin besar ataukah malah berbahaya ?
BalasHapuskalau menurut saya mending kalau makan coklat jangan banyak-banyak, karena bukannya manfaat yang kita dapat tapi malah madhorotnya yang didapat. Jadi makan coklat seperlunya saja. semoga bermanfaat.
BalasHapuskalau menurut saya mending kalau makan coklat jangan banyak-banyak, karena bukannya manfaat yang kita dapat tapi malah madhorotnya yang didapat. Jadi makan coklat seperlunya saja. semoga bermanfaat.
BalasHapusoke, makasih infonya.
BalasHapus